MY ALBUM

Wednesday, November 11, 2009

JALAN-JALAN DAN KUMPUL-KUMPUL (LAGI) 1

Memang menyandang tugas sebagai seorang mahasiswa dituntut untuk mandiri dalam menghadapi apapun. Ada kalanya kejenuhan melanda. Gak mesti dong kuliah melulu. Saat-saat tertentu adalah keinginan untuk refreshing bersama teman-teman.

Alhamdulillah banget ya kita disatukan di dalam Kelas H yang sangat akrab dan kompak satu sama lain. Keakraban kita bersama itu terwujud dalam acara kumpul-kumpul seperti ini, antara lain :

// KE RUMAH LIESTIEN DARLIAH DI SOREANG //

Berlatar belakang budaya dan daerah asal yang berbeda-beda, mendorong kita untuk mengetahui daerah atau tempat tinggal teman kita. Contohnya 'neng Liestien' yang asli MOJANG SOREANG. Mumpung di Bandung euy, kita kudu tahu rumah teman kita. Siapa tahu suatu saat kita ke Bandung lagi sedangkan kita sudah kembali ke daerah masing-masing, bisa maen lagi kesana. Ya gak Lies?


Nich cerita foto...
"Ucu ama mbak Tatiek ngapain, kompak tapi gak gaya sich?" Senyum dong kayak Ety....hehehe.."
"Trus Boloho (Euny) kunaon? rambutnya ati bau yach?"
Ati says : "jangan gitu ach, rambut Ati baru dicuci satu bulan yang lalu kok, khan masih harum ya Ner..???"
Neri answer : "ya...ya...ya... uuaghhh :-((

Adegan foto di bawah ini diambil sebelum kita pulang meninggalkan rumah Liestien. Gak lupa dengan mengucapkan banyak terima kasih atas makanan dan minuman yang sudah diberikan kepada teman-teman. Kumpul-kumpul kita hari itu seru sekali, meski jauh perjalanan yang harus kita jalani, tapi berkat kelucuan dan kekocakan teman-teman yang gokil, semua itu gak berarti apa-apa dibandingkan dengan ketulusan Liestien menerima teman-teman main dan berkumpul di Soreang City dan mendapatkan cukup "energi" dengan perut kenyang harus kembali lagi ke Bandung. Persoalan bakal lapar lagi setibanya di Bandung, itu mah...urusan masing-masing.
kalo lapar ya...makan lagi, beli!!!


mejeng dulu di depan rumah Lierstien sebelum balik deui...
"Nopan, ngumpet aja sich? kapan lagi bisa jadi cover boy? ulah era...!!!"
"Kayak Ibu Eli tuch, miring sana miring sini, eksyen...."

Gitu dech ceritanya....selamat tinggal Soreang....kabuuurrr...!!!!!

Friday, October 16, 2009

PENELITIAN KE PUNCLUT

Mohon dimaafkan sebelumnya kalo redaksi alias yang punya tulisan ini rada lupa, sehingga tidak bisa menjelaskan secara gamblang apa tujuan penelitian dan kapan dilaksanakan. Maklum dech sudah lama sekali dan gak dicatat kronologisnya (kayak di kepolisian aja yach?), tapi yakinlah selalu dalam ingatan dan akan selalu menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Dalam rangka melengkapi silabus perkuliahan, ada yang namanya penelitian. Nach, kali ini "projectnya" penelitiannya ke Punclut di daerah perbukitan gitu di Dago Atas di Kota Bandung, daerahnya indah, sejuk dan nyamaaan banget. Apalagi makanannya tuch, yang terkenal dan disukai banyak orang yang dateng yaitu nasi beras merahnya, ehmmm. Untuk mencapai ke puncaknya kita berjalan kaki, penuh dengan perjuangan dan semangat yang tinggi, tapi teteup...menyenangkan kok. Begini nich gambarannya....

Penelitian bo'...ke Punclut, sebelumnya kita berfoto dulu dong!
"Jangan serius terus kayak Nopan tuch, ntar botak lho kayak Pak Mardhi. hihihi...
"De' Lis cari dong tempat yang kosong jangan pengen desak-desakan dekat Mbak Endang aja, ntar Mas Mansur (Tri) murka, nyahok luu!."

Foto lagi yo... sebelum pulang, satu...dua...ti...preeet...eh siapa tuch yang celananya sobek, ANIK ya??? pantes aja gak mau berdiri sampai-sampai Yani dan Ika kaget gak bisa lagi tersenyum.


Nich kita-kita lagi istirahat. Capek habis penelitian ceunah!
"De Lis aja bawa bekel minuman satu dus cuma tinggal satu botol. Bagi doonkk haus nich."
"Mas Tri say: kemana ya chayank ku, kok gak ikutan kesini...(sepi sendiri.com)"
"Nde, lagi nyari si cobra buat nakut-nakutin Iyank yang lagi ngumpet tuch!"
"Ngapain tuch Aca, tengak-tengok, negliatin Ety yach!?" Ety jadi grogol nich, hehe..."
"Ati juga, makan permen gak bagi-bagi sampe mulutnya penuh gak bisa senyum seperti Yahni yang ngetawain rambutnya Yusran kalee!".

Keren ya gaya kita, walaupun capek katanya, urusan mejeng dan pepotoan tea getol banget. Liat aja gaya Ety, juga ada Lies Tien, eh...ada Aca diantara yang cantik jadi paling ganteng dech,heeeheheee....!"

Gitu dech...semoga bisa ingat kembali masa-masa itu dan jangan sampai dilupakan.

Sunday, August 30, 2009

PRAKTIKUM II



Selama perkuliahan, kita menjalani banyak praktikum yaitu praktek lapangan, seperti Praktikum I di lingkungan Kecamatan-kecamatan yang ada di kota Bandung. Dan Praktikum II di dalam lembaga-lembaga kesejahteraan sosial. Antara lain, kita-kita nich yang dapat tugas praktek di Rumah Sakit Jiwa Cimahi karena berkaitan dengan mata kuliah Peksos Medik.

Ini hasil jepretannya, para wanita mejeng dulu ach di depan logo RSJ Cimahi.


Dolly, Neri Rianti, Ety Riyanty, Sustiana, Eni Kurniawati dan Heni Rusmiyati

Dan ini para "pria-pria perkasa" penakluk "cewek-cewek sakit jiwa" di RSJ Cimahi

Eko Budi Wibowo, Nopan Riyanto, Tarjuniadi, Bowo, Pambudi

Kayaknya kita-kita gak bisa memungkiri dech, bahwa selain rumah kost kita yang sebenarnya, ada tempat lain yang juga memberikan kita banyak kenangan, yaitu selama "pindah kost" di rumah kontrakkan selama sebulan di depan lokasi praktikum II. Ibarat rumah kedua. "Seperti pindah kost aja", kata temen-temen. Waktu yang ada gak pernah kita lewatkan untuk selalu bersama untuk berkumpul dan ke tempat-tempat yang membuat pikiran kita gak suntuk karena jam praktik kita menghadapi "manusia-manusia luar biasa" selayaknya kita yang normal.
Seperti mendapat keluarga baru, kita berada di dalam satu rumah, sarapan bersama...



Dan mejeng dulu sebelum berangkat praktikum. Walau yang akan ditemui, jujur gak banget, tapi demi tugas negara yang berprofesi sebagai calon pekerja sosial, tetap semangat dan "keep smilling".

Tuesday, August 11, 2009

KULIAH DAN PRAKTIKUM I (Sesion 2)

Berikut ini temen-temen bisa lihat foto-foto kita disaat praktikum I di Kecamatan Bojongloa (kaleee, redaksi lupa, maklum tos lami pisan). Capek sich, tapi sekarang baru terasa gunanya.


Neri Rianti, Ety Riyanty, Latifah, Waliuddin "Uding" Hilal.


Mau capek, mau pusing, usai pertemuan ataupun mau pertemuan dengan aparat kecamatan setempat, kita teteeep bersama-sama dan berfoto dulu. Yang penting...sama-sama happy.


Lihat tuch ekspresinya teman-teman kita yang duduk di barisan depan, ada Aca, Mas Ari, Cucu, dan Mas Faisal, seriuusss pisan. Itu takut apa kecape'an yach!?


Nach, yang ini di deretan belakang, gak tegang-tegang amat, masih bisa ketawa dan tersenyum. "Liat aja, semringah khan?! Sampe-sampe si Eko aja bisa 'ngejekin' yang moto'!"



Jepret dulu ach! Ety mejeng mlulu...pasti disempetin dech buat pephoto-an tea...Eh gak ngajak-ngajak lagi tuch di belakang mbak sama dek Lis berduaan...asyiik. Hahaha...

Wednesday, August 5, 2009

KULIAH DAN PRAKTIKUM I (Session 1)



Kuliah kita tidak pernah terlepas dari yang namanya PRAKTIKUM. Ini contohnya saat praktikum di bermacam kecamatan yang ada di Kota Bandung. Seruuu sich, dan yang pasti gak lupa teteup...mejeng dan berfoto ria setelah lelah berkeliling di kecamatan dan bertemu dengan aparat kecamatan.

Begini nich hasil laporannya dari lapangan.



Kerennya gaya kita-kita, ety yang gak pernah ketinggalan difoto (secara, yang punya kamera choy!), ada juga Eko, Arjun, Lodan.
@ "Peace...euy," kata Eko!
@ Ty, mau jagung rebus gak?..."gak ach, ety mau difoto aja?!"
@ Lodan...was martabak, ehh...katabrak!!!
@ Enaknya kalo ngupil, iya de' Lies??!!

Sunday, July 5, 2009

KULIAH LANCAR, EKSTRAKURIKULER OKE

Disaat menyandang status mahasiswi, rugi banget kalo menganut prinsip “kupu-kupu” kuliah-pulang-kuliah-pulang) alias gak aktif berkegiatan di lingkungan kampus.
Walaupun itu cuma extrakurikuler bukan organisasi UKM di kampus, tapi dengan ikut berbagai kegiatan, contuhnya kegiatan seni dan bela diri, banyak manfaat yang kita peroleh, yaitu menambah banyak teman dan melatih kemampuan diri.





Walaupun sifatnya “accidental”, aku bergabung di Paduan Suara Mahasiswa (PSM) di kampus STKS Bandung. Ini di dorong karena faktor bakat dan hobbyku menyanyi, didukung kata orang dan teman-teman, suara ku bagus (gak bermaksud sombong sich!, narsis aja sedikit, hee...).



Pada awalnya, jujur aku ingin sekali mengikuti atau bergabung di Resimen Mahasiswa (MENWA) di kampus. Tapi pada saat itu yang ada di benakku tentang MENWA memang setengah-setengah. Karena selama orientasi kegiatanya, dengan disiplin kemiliteran. Bahkan gak mungkin akan dibentak-bentak, dimarahi, dan pasti “berkotor-kotor ria”. Kalau hal itu masih bisa aku maklumi, tapi kalau sudah berhubungan dengan makanan.....ampun DJ!!! Aku gak bisa jika harus makan makanan “yang gak lazim” menurutku. Misalnya, makan ular, cacing atau makanan basi dan makan bareng teman dalam satu piring? Oh tidaakkk....



Pikiran seperti itu membuat aku mengurungkan niatku karena aku gak bisa. But It’s ok, semua sudah ada masanya dan aku menyadari, kegiatan kemiliteran sich gak masalah jika tujuannya untuk penggemblengan diri, menjadi manusia yang kuat fisik maupun mental.


Begitu juga aku, aku merasa, ternyata di PSM lah ”rumahku dan hatiku”. Ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri bisa hadir dan terlibat setiap tahunnya di dalam acara WISUDA kakak tingkat. Namun bagiku, saat-saat latihan dan berkumpul dengan teman-teman, kakak tingkat, dan adik tingkat itulah saat-saat yang menyenangkan dan berkesan.





Terkadang harus pulang malam jika sudah dekat waktunya akan tampil walau badan terasa capek, namun hati senang. Apalagi pas tampil dan menunjukkan, inilah paduan suara mahasiswa kampusku dengan memberikan yang terbaik dan dapat memuaskan semua yang mendengarkan.

Sunday, June 28, 2009

AKU CEMAS ?

Nggak bisa dipungkiri, sedikit banyak kita merasa cemas setiap menghadapi masalah. Belum apa-apa kita khawatir dulu. Wajar sich! Tapi terkadang gak menyadari kecemasan itu berlebihan apa gak?




Siapa sich yang gak tegang dan stres saat masuk dalam lingkungan baru? Kondisi ini aku alami di awal-awal masuk kuliah. Ada kesedihan, ketakutan dan gak percaya diri. Tapi gimana lagi, mau gak mau harus dihadapi dan dijalani.


Nge-kost !!!



Setelah dijalani, ternyata banyak untungnya. Belajar bersosialisasi dengan orang lain yang beda suku dan kebiasaan contohnya. Dengan nge-kost, aku belajar mengurus kebutuhan sendiri. Mulai dari makanan, pakaian, sampai keuangan. Awalnya menyiksa, tapi, lama-lama asyik juga tuch!

Kuliah!


Tantangan baru dan terbesar dalam hidupku saat aku bertemu teman-teman baru, ada yang baik atau cuek, dosen yang baik bahkan ”killer”, menyelesaikan tugas-tugas kuliah dari yang mudah sampai yang sulit, dan berdiskusi di dalam kelas.
Namun yang terberat adalah, saat harus mengambil keputusan sendiri! Jauh dari keluarga, terutama orang tua. Apalagi gak punya saudara di perantauan, duch, tersiksa banget.
Tapi akhirnya, sesulit-sulitnya rintangan....berlalu juga.

"Jangan pernah menyerah terhadap setiap tantangan dalam hidup ini. Karena kalau kita tidak pernah menyerah, kita tidak akan pernah dikalahkan."