MY ALBUM

Saturday, April 17, 2010

# BAKAR IKAN DAN MEMORY DAUN PISANG #

Oh My God….If I could turn back the time…….Kapan ya bisa seperti ini lagi. Memang tidak akan bisa seperti kisah ini lagi, tapi itulah hidup, penuh kenangan yang takkan bisa terlupakan, dan kita hanya bisa mengenangnya semoga selalu terpatri di hati kita masing-masing.



Apa yang ada di benak orang jika menyebut kata ikan bakar dan makan bareng? Pasti hal yang biasa alias biasa-biasa aja. Tapi gak buat kita-kita kali ini. Aku merasakan aura yang berbeda banget dengan kumpul-kumpul kita kali ini. Kita ngadain acara bakar-bakar ikan hasil pancingannya Aca dan teman-teman, lalu kita makanin deh tuh ikan bareng-bareng. Uniknya, cara makannya gak dengan piring masing-masing, tapi dengan menggelar daun pisang, diletakkanlah tuh korban pembantaiannya beserta nasi sebagai pelengkapnya, lau kita serbuuuu…..habis deh daging ikannya, tinggallah tulang belulangnya.




Acara bakar-bakar rumahnya…ups salah, bakar ikannya di kos-annya Aca dan Hugeng di Dago bawaaahhh banget deket tambak ikan (hehehe…sori pren, penulis lupa nama daerah tinggal kalian). Yang pasti tempatnya asyik, suasana se-Sundaannya masih kental banget, adem dan gak bakal diketemui di Amrik sono, ya iyalah…secara jaman-jaman kita dulu, Bandung masih sejuk dan gak serame dan seribet sekarang. Ampyuuun…..macet dimana-mana.

Temen-temen yang dating waktu itu bisa diliat di fotonya aja ya….habis lumayan banyak, secara makan-makan geto lho…..hahahaha……!!!! Sungguh! Kenangan yang tak terlupakan dan unik menurutku. Berikut ini teman, cerita fotonya…..


Tuh...bisa liat khan gimana serunya makan bersama setelah acara bakar-bakar rumahnya eits salah...bakar ikannya di rumah Aca, luaperrr banget tuh. Tapi tau gak kalian semua, yang bikin berkesan adalah...ety nih gak nyangka awalnya kalo cara makannya di atas pelepah daun pisang yang masih utuh, lalu diletakkanlah ikan-ikan yang telah dibakar tadi bersama nasi. Jadiinget lagu "Memory Daun Pisang" nih, kalo ini daun pisangnya buat alas makan, sedangkan lagu itu khan buat hujan-hujan gitu, ya gak? hehehe.....Ternyata temen-temen pria asli kreatif, secara...Ety baru ngerasain makan bersama seperti itu biasanya "sepiring berdua' aja hahahaha......(Judul lagu dangdut lagi deh).



Suatu pengalaman, baik itu indah atau buruk, lucu, konyol, menggelikan, dan tentunya yang menyenangkan, tidak akan pernah lepas dari ingatan. Jujur, ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan. Apalagi bagi Ety, karena kita-kita yang berstatus anak kost dan perantauan, betapa indah dan menyenangkan bertemu dan selalu berkumpul dengan teman-teman yang baik-baik, senasib dan seperjuangan. Walaupun kita-kita jauh dari keluarga terutama jauh dari orang tua, tapi kita bisa menjaga diri dan saling mendukung. Acara bakar ikan ini dimulai dari pukul jam 8 malam hingga pukul 2 dini hari, tidak menjadi penghalang...kapanpun waktunya, tapi kita bisa menjaga diri dan selalu merasa aman karena teman-teman memberikan kenyamanan itu bagi semuanya.

Terima kasih semua....Ety selalu merindukan kalian dan juga selalu merindukan kebersamaan kita lagi seperti yang dulu. Maybe next time....... Amin!

0 comments:

Post a Comment